Nyoman Anjani: Hidup Tentang Berkorban dan Memberi Manfaat Bagi Sesama

Nyoman Anjani, bersama rekan-rekan himpunan, berjalan menuju jalur parade di lapangan Sasana Budaya Ganesha (Sabuga).

Nyoman Anjani, satu dari ratusan mahasiswa yang baru saja menyandang gelar baru di belakang namanya. Gadis berdarah campuran Bali dan Bandung ini resmi menjadi alumni Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) pada hari Sabtu, 12 April 2014. Dua hari sebelum ia diwisuda, ia baru saja turun jabatan dari jabatan lamanya, Ketua Keluarga Mahasiswa (KM) ITB. Menjabat sebagai ketua di tengah kehidupan perkualiahannya sebagai mahasiswa Teknik mesin tentu bukanlah hal yang mudah, tapi kegemarannya berkecimpung di dunia organisasi membuat ia rela mengorbankan waktu, tenaga, dan uang untuk mengabdikan diri bagi almamaternya.

Baksil: Tersembunyi di Jantung kota

Credit: Faisal Fikri S

Hutan selalu digambarkan sebagai tempat yang jauh dari peradaban, terpencil, dan menyeramkan. Hal ini tidak berlaku bagi Bandung. Bandung memiliki hutan yang terletak di tengah kota dan menyimpan beragam objek menarik untuk ditelusuri. Saat ini, wajah kota pada umumnya, didominasi oleh mall, apartement, rumah dan bangunan perkantoran. Sebagian diantaranya masih memiliki taman sebagai ruang terbuka hijau. Namun, hanya sedikit kota yang memiliki hutan sebagai ruang terbuka hijau dan daerah resapan air seperti yang dimiliki Bandung.

Satu Vespa Sejuta Derita

Mereka berkumpul di pom bensin Jatinangor untuk berkumpul sambil mempererat tali silaturahmi

Jajaran vespa gembel yang berwarna-warni itu memenuhi tepian stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jatinangor. Tak ada kegiatan khusus yang mereka rencanakan di tempat itu, hanya kumpul dan bercengkrama dengan satu sama lain. Beberapa dari mereka duduk sambil merokok, minum kopi, dan makan kacang. Ada pula yang sibuk memperbaiki vespanya. Mereka semua tergabung dalam komunitas Scooterist, sebuah komunitas vespa yang mencakup seluruh pengguna vespa di seluruh Indonesia. Mereka tampak tidak memiliki beban. Namun, ada cerita di balik itu semua. Satu vespa sejuta derita.

Wisata Film : Tak Bubar di Warung Misbar

Layar Tancap Misbar

Ramainya outlet di Jl.R.E Martadinata tak menutupi kesan pertama Anda saat melihat gedung bioskop jadul ala tahun 80-an ini . Terlihat kontras antara bangunan-bangunan sekelilingnya yang terkesan modern dan minimalis. Jadwal tayang film misbar layaknya terpampang di atas tulisan Warung Misbar berupa poster film Emak Ijah Pengen ke Mekah didesain dengan poster gaya lukisan menambah kesan bioskop tua kala itu . Tak hanya itu poster film koboi cengeng pun berubah menjadi koboi masak disesuaikan dengan konsep Misbar ini.

Mahasiswa Entrepreneur: Bukan Mahasiswa Biasa

Suasana didalam Jams Cafe yag dipenuhi oleh interior berbahan kayu.

Saat mahasiswa lain cenderung diam dan memikirkan nilai akademik semata, mulailah bermunculan mahasiswa-mahasiswa yang penuh inovasi dan menghasilkan sesuatu yang kreatif. Sekarang banyak mahasiswa yang mulai terjun ke dunia bisnis. Selain mendapatkan keuntungan finansial, mereka juga mendapatkan kepuasan batin atas usaha yang mereka rintis.

Sudut Penuh Koran di Pagi Buta

Bapak Sutisna (59), ketua PASKAM yang sedang duduk dilapaknya. (credit : FildzahGH)

Di sudut Kota Bandung, terdapat tempat yang setiap paginya penuh dengan kertas-kertas yang pada tengah malam sudah memulai aktivitas. Mobil dan sepeda motor keluar-masuk dengan membawa berpuluh-puluh eksemplar media cetak. Orang-orang sibuk bertransaksi dan bercengkrama sambil menyeruput kopi hangat dengan rokok di tangan.

Saung Udjo: Cara Lain Menikmati Bandung

Pertunjukan Helaran, sebuah adat Sunda yang dilakukan untuk mengarak bocah laki-laki yang baru saja di-khitan. Helaran yang sesungguhnya dilakukan dengan mengarak si bocah mengelilingi desa yang ditinggalinya.

Bandung hari itu panas terik matahari, motor kami melaju menembus kemacetan lalu lintas dari arah Cibiru. Rombongan pendukung Persib di atas beberapa mobil pick up turut meramaikan jalan dengan lantunan lagu yang mereka persembahkan untuk tim kebanggaan mereka. Tujuan kami kali ini merupakan tempat yang ramai dibicarakan banyak orang, tempat ini terkenal hingga mancanegara.

Mahanesia – Menempa Kujang

Kujang adalah salah satu alat pusaka yang berasal dari daerah Jawa Barat. Kujang memuat nilai-nilai luhur kemasyarakatan. Menempa kujang tentu saja bukan hal mudah, kesabaran serta ketelitian sangat dibutuhkan dalam setiap prosesnya.

Nur Imam Mohamad – Produser
M. Andika Putra – Camera Person
Rachmat Ogie Kurniawan – Camera Person
Ibnu Haykal – Script Writer
Aditya Diveranta – Editor

Video ini dibuat sebagai tugas akhir mata kuliah Produksi Feature Televisi di Prodi Ilmu Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

ESCAPE TO KAREUMBI: Menjelajah Rimba Bekas Taman Buru


Surya (punk-traveller) melakukan perjalanan dadakan ke sebuah tempat wisata alam liar bernama Kawasan Konservasi Masigit Kareumbi yang berada di dalam Gunung Masigit, Jawa Barat. Kawasan yang menjadi titik pertemuan tiga kabupaten (Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut) ini ternyata memiliki beragam fitur alam terbuka yang menarik untuk dicoba. Seperti apa petualangan yang dilakukan Surya? Saksikan tayangan “Escape” episode “Menjelajah Rimba Bekas Taman Buru”.

Tim Produksi
Produser : Nadhira Rizki
Pembawa Acara : Surya Hadiansyah
Juru Kamera : Aldo Fenalosa
Penulis Naskah : Uswatun Khasanah
Pengatur Suara : Aditya Amran
Editor : Indira Listiarini

Disclaimer: Video ini dibuat sebagai tugas akhir mata kuliah Produksi Feature Televisi di Departemen Ilmu Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD