Selamatkan Bumi Melalui Chartfest 2013

Musim hujan yang berkepanjangan akhir-akhir ini membuat beberapa daerah dilanda banjir. Begitu juga dengan yang terjadi di wilayah Sumedang, tepatnya di Kecamatan Jatinangor. Kecamatan yang terkenal menjadi kawasan pendidikan karena dibangunnya beberapa kampus ini sebenarnya beriklim tropis pegunungan, Namun, sedikitnya pohon di wilayah ini menjadikan udara terasa sangat menyengat ketika siang hari.

Ilustrasi

Ilustrasi

Permasalahan lingkungan seperti kurangnya tanaman hijau dan banjir yang berada di kawasan pendidikan ini menjadi tujuan utama Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (Hima Humas) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan rangkaian acara Chartity and Art Festival 2013 dengan tema “Save The Green Nature”. Acara ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Hima Humas.

Kegiatan Chartfest 2013 ini dilaksanakan dalam bentuk rangkaian acara, dimulai dengan pra-event penanaman pohon di Desa Cileles Jatinangor Sumedang pada tanggal 22 Desember 2012. Dalam kegiatan ini, Hima Humas Fikom Unpad bekerja sama dengan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) wialayah Jawa-Madura, Unit Pelaksanaan Teknis Desa (UPTD) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Wilayah Tanjungsari, serta masyarakat yang bermukim di Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Suasana pemutaran video dokumenter oleh Hima Humas Fikom Unpad, Selasa (23/4)

Suasana pemutaran video dokumenter oleh Hima Humas Fikom Unpad, Selasa (23/4)

Chartfest merupakan program kerja Hima Humas sejak tahun 2007. Tahun ini kita mengangkat tema yang lebih concern ke lingkungan, karena di Jatinangor tempat kampus kita berada memiliki masalah lingkungan yang cukup serius,” ujar Dika Fauzi Akbar, ketua Chartfest 2013 saat diwawancara oleh tim kami.

Acara puncak dari Chartfest 2013 “Save The Green Nature” ini ditutup dengan Music Festival yang dilaksanakan pada Selasa (23/4), di Lapangan KOPMA Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat kemarin. Dalam acara penutupan ini, band Mocca tampil menghibur penonton yang sebagian besar merupakan mahasiswa. Selain itu, ada juga band pendukung lainnya, seperti Yura and Friends, Last Minute Action, Griff, Overcast, dan beberapa band lainnya yang sebelumnya sempat mengikuti kompetisi band yang merupakan rangkaian dari Chartfest 2013. Selama music festival berlangsung, Hima Humas juga memutarkan dua video yang menunjukkan kegiatan Hima Humas ketika menanam 2000 pohon di Desa Cileles, Jatinangor.

Ternyata, ada yang unik dari acara ini. Seluruh penonton maupun panitia acara yang bertugas dilarang merokok di dalam venue acara. Hal ini menunjukan bahwa panitia serius dalam mengusung tema cinta lingkungan dalam acara Chartfest 2013.

Penampilan Mocca pada Music Festival Chartfest 2013 di Lapangan KOPMA Universitas Padjadjaran, Jatinangor (23/4)

Penampilan Mocca pada Music Festival Chartfest 2013 di Lapangan KOPMA Universitas Padjadjaran, Jatinangor (23/4)

“Hasil penjualan tiket acara puncak ini, akan digunakan untuk pembelian tempat sampah yang akan diletakkan di jalan sepanjang Jatinangor sebagai pasca-event Chartfest ini,” tandas Dika lagi.

Walaupun acara puncak yang seharusnya diadakan pada bulan Maret ini akhirnya diadakan bulan April karena beberapa kendala, rangkaian kegiatan Chartfest 2013 ini berlangsung sukses. Semoga saja tujuan panitia untuk membuat warga Jatinangor menjadi lebih mencintai lingkungannya dapat segera tercapai.

Oleh: Tantyo Anon Prasetya, Anggita Dwi Prasanty, Purwandini Sakti Pratiwi

Leave a Reply