“Aquascape” Menata Taman dalam Aquarium

Segar rasanya jika kita melihat taman atau kebun yang hijau, teramat jika terdengar gemericik air yang terjun dari sebuah saluran di dekatnya. Selain mata kita segar, perasaan hati pun terasa damai. Tidak heran, banyak orang yang bersusah payah membuat bentuk Aquascape di depan rumah dengan seindah mungkin. Namun apa jadinya jika taman atau kebun hijau tersebut terlihat dalam kejernihan air di sebuah aquarium di kamar Anda?

Tentu hal ini sangat unik dan menarik karena Anda tidak harus memiliki lahan luas sehingga tidak lelah untuk merawatnya. Yang dibutuhkan ialah keterampilan sebagai modal utama membuat Aquascape setelah Anda tahu apa yang dimaksud Aquascape tersebut.

Aquascape ialah bagaimana menata keindahan tanaman di air dengan gaya yang bisa diubah secara artistic, sehingga pembuatannya pun diperlukan ide kreatif. Pembuatan diawali dengan memasukan pasir seperti pasir malang yang telah diberikan pupuk dibuat untuk pengakaran tanaman, setelah relief terbentuk batu dan kayu dari akar tembakau yang telah tenggelam pun ditata di atasnya membentuk menyerupai taman bahkan hutan, setelah beberapa hari dalam air yang dilengkapi filter air, heater, CO2 dan lampu ultraviolet, Aquascape pun bisa ditambah beberapa ekor ikan hias untuk melengkapinya. Kesejukan dan gemericik air akan terasa setelah tumbuhan pun subur terawatt dalam beberapa bulan. Peralatan yang dibutuhkan beragam macam, tanaman dan ikan hiasnya pun banyak rupanya, tergantung bagaimana Anda akan membentuk desain Aquascapenya.

Fotografer Indra Irawan Keindahan taman Aquascape dengan tanaman air tawar yang hijau ditata dengan artistik sehingga memanjakan mata.

Fotografer Indra Irawan
Keindahan taman Aquascape dengan tanaman air tawar yang hijau ditata dengan artistik sehingga memanjakan mata.

SEMC 3MP DSC

Fotografer Indra Irawan

Hal ini pun yang akhir-akhir ini mulai marak di sekitar kita, Aquascape Bandung Community misalnya yang dicetuskan pada awal tahun 2011 oleh Rizal Sopian Antropologi Fisip Unpad 2008 menjadi sebuah komunitas yang semakin banyak digemari, khususnya kalangan mahasiswa.

Dokumen Rizal Sopian. Rizal Sopian, pencetus Aquascape Bandung Community berfoto dengan karya Aquascaper.

Dokumen Rizal Sopian.
Rizal Sopian, pencetus Aquascape Bandung Community berfoto dengan karya Aquascaper.

Pada awalnya lelaki kelahiran garut 3 Februari 1989 ini memiliki hobi tersebut sejak bermain ke rumah temannya dan tertarik dan iseng untuk membuat fan page facebook bernama “Aquascape Bandung Community” dan tidak disangka banyak orang yang menyukainya, sehingga ia pun mengajak teman kelasnya untuk bergabung, dan hobinya pun disukai banyak mahasiswa yang tidak hanya dari Fisip, sehingga merambak Fakultas dan teman-temannya seperti mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad bahkan masyarakat umum pun banyak yang ikut.

“Dengan adanya Aquascape bisa mengurangi rasa stres, menimbulkan rasa tenang, bisa menambah ilmu tentang bio dalam air, juga bisa diikutkan dalam perlombaan” Ujar Rizal menjelaskan.

Dari 150 lebih akun facebook yang menyukai fan pagenya kini hanya 30 orang yang terlihat aktif berkumpul atau sekedar bermain di kosan-kosan atau di tempat yang dijanjikan sebelumnya. Komunitas ini terkadang kumpul di Jatinangor karena anggota yang bergabung ini mayoritas mahasiswa Jatinangor, namun ada juga orang Bandung yang memang sangat tertarik dan datang untuk ikut berkumpul.

Dengan adanya fans page “Aquascape Bandung Community” ini juga sebagai wadah mahasiswa yang hobi dari berbagai kalangan dari Bandung dan sekitarnya seperti Garut dan yang lainnya.

Orang-orang memelihara dan ikut bergabung dengan komunitas Aquascape itu sendiri karena mempunyai alasannya masing-masing, ada yang beralasan untuk memperluas jaringan, menambah banyak teman, dan sharing. Juga sebagai promosi dari para produsen untuk menawarkan atau menjawab keperluan yang ditanyakan dalam fans page ini.

Namun karena mahasiswa hanya bermodalkan uang saku dan dompet yang ada, sehingga mahasiswa hanya mengelola hobi unik ini dan tidak untuk menjadi suatu market.

Merogoh Kocek untuk Kepuasan

Biasanya untuk membuat satu Aquascape ini terbilang mahal, namun dengan ide kretif memanfaatkan bahan alam seperti batu-batu sungai, pasir pantai, tanaman-tanaman air sehingga pembuatan bisa dicapai dengan uang jajan atau hasil kerja mahasiswa. Bisa dihitung sampai 300 ribuan untuk membuat Aquascape ukuran sedang yang lengkap dengan peralatan yang sangat diperlukan.

Aquascape ini lebih memfokuskan pada tanaman-tanaman yang ada di dalam air tersebut. Untuk bahan Aquascapenya sendiri tidak sulit untuk dicari di daerah Bandung, tetapi jika mencari bahan Aquascape di luar daerah Bandung itu termasuk susah untuk dicari, karena tidak sedikit orang yang belum mengetahuinya. Selain itu juga, banyak orang yang beranggapan bahwa yang membeli Aquascape itu hanyalah orang-orang yang mempunyai uang lebih.

Tetapi tidak sedikit juga orang yang sampai sekarang tekun memelihara Aquascapenya sendiri, “biasanya pemula dalam seminggu bisa mencapai beberapa kali membongkar Aquascape tersebut, karena penasaran dengan desain barunya” Jelas mahasiswa tingkat akhir ini.

Bagi pemula yang hobi memelihara Aquascape harus dengan tekun dan bersabar untuk memelihara Aquascape tersebut, karena proses pembuatan Aquascape yang bagus membutuhkan waktu yang lumayan cukup lama.

Tim Liputan

Indra Irawan , Lura Laurenza

4 Comments

  1. Sekali coba pasti ketagihan. hahaha. Senang kalau sudah jadi lihat warna hijau sma ikan2 berenang. Betah ngelihatnya seharian :)) Belajar Aquascape

  2. Aquascape memang menyenangkan mas, membuat kecanduan. Bisa berlama-lama memandang aquarium berjam-jam. kadang punya pacar saja terabaikan. hahaha. salam buat teman2 penggemar aquascape.

  3. aquascape itu memang indah dilihat karena menghadirkan landscape ke dalam aquarium …kunjungi juga web komunitas aquascape tasikmalaya di http://ATAgaleri.net

Leave a Reply