Taman Kupu-Kupu, Alternatif Wisata di Akhir Pekan

Kupu-kupu yang telah diawetkan berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Foto: Dina A.Y

Kupu-kupu yang telah diawetkan berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Foto: Dina A.Y

Taman berhias berbagai bunga, pepohonan, dan kupu-kupu layaknya di negeri dongeng ternyata dapat ditemukan di Kota Cimahi yang jaraknya hanya 1,5 jam perjalanan dari pusat Kota Bandung.

Untuk mnuju ke sana, kita dapat menggunakan kendaraan umum yang menuju arah Cimahi-soreang, dan dilanjutkan dengan angkot Cimahi-Parongpon sampai ke tempat wisata, Taman Kupu-Kupu.

Sesuai namanya, pengunjung akan disambut berbagai jenis kupu-kupu dengan corak sayap yang warna-warni ketika masuk ke tempat penangkaran.

“Di sini ada sekitar 48 jenis koleksi kupu-kupu, tetapi untuk sekarang yang jadi kupu-kupu baru 20 jenis,” ujar pemilik sekaligus pengelola Taman Kupu-Kupu Cihanjuang, Sugeng.

pengunjung pun bisa langsung memegang kupu-kupu yang ada Foto: Dina A.Y

pengunjung pun bisa langsung memegang kupu-kupu yang ada
Foto: Dina A.Y

Selain kupu-kupu, pengunjung juga disuguhi lemari kaca berisi ratusan kepompong. Ada pula 6 pigura untuk memajang kupu-kupu yang telah diawetkan, sehingga pengunjung dapat mengamati berbagai jenis kupu-kupu.

“Koleksi kupu-kupu yang ada di sini hampir dari seluruh Indonesia, seperti dari Pulau Jawa, Celebes, Maros, Seram, hingga Papua,” cerita Sugeng dengan logat Jawa-nya.

Taman kupu-kupu ini juga menyediakan gazebo-gazebo atau saung untuk tempat beristirahat pengunjung. Selagi duduk-duduk, pengunjung dapat memesan makanan di cafeteria yang tak jauh dari saung.Disediakan pula taman bermain untuk anak-anak di area “Garden” di samping Aula Serbaguna

Pengunjung cukup merogoh kocek Rp20.000 per orang untuk melihat berbagai jenis koleksi kupu-kupu yang ada.

Pemilik Taman Kupu-kupu, Sugeng menuturkan, kupu-kupu ini berasal dari Papua yang baru didatangkan 2 hari yang lalu Foto: Dina A.Y

Pemilik Taman Kupu-kupu, Sugeng menuturkan, kupu-kupu ini berasal dari Papua yang baru didatangkan 2 hari yang lalu
Foto: Dina A.Y

“Saya berharap, anak-anak yang berkunjung ke sini jadi lebih menghargai alam dan ketika dewasa, tidak sembarangan menebang hutan, sehingga kupu-kupu tetap lestari,” tambah pria paruh baya ini.

 

 

Dina Aqmarina Yanuary

Seyla Musi Indah

Kiki Purwanti

Leave a Reply