Situ Patenggang: Pesona Alam dan Mitos Menakjubkan

Mengelilingi Situ dengan perahu adalah salah satu pilihan yang baik menghabiskan waktu ditempat wisata ini

Mengelilingi Situ dengan perahu adalah salah satu pilihan yang baik menghabiskan waktu ditempat wisata ini

Pesona Alam Menakjubkan

Bandung memiliki banyak tempat wisata, kita dapat memilih destinasi antara yang berbaur dengan alam atau menikmati gemerlapnya malam di Kota Bandung. Jika memilih wisata alam, maka daerah Bandung Selatan bisa menjadi pilihan pertama. Udara sejuk khas pegunungan dengan hamparan kebun teh hijau ialah keindahan yang akan kita jumpai jika berkunjung ke Ciwidey.

Kawasan ini sudah sejak lama dikenal memiliki pesona alam menakjubkan dengan memberikan kenikmatan tersendiri bagi mata pelancong yang lari dari hiruk pikuk kota besar. Terlebih wisata alam ini tidak begitu jauh dari pusat Kota Bandung. Dari sekian banyak wisata alam Ciwidey, Situ Patenggang tidak bisa dilupakan begitu saja. Berlokasi di desa Patengan Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, danau alam atau yang biasa disebut dalam bahasa sunda “Situ” ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan dari berbagai daerah.

Kepala Keuangan Wisata Alam Situ Patenggang, Aceng Bahira (21) mengaku bahwa luas kawasan ini sekitar 69 Hektar dengan 49 Hektar adalah luas air danau sedangkan sisanya ialah kawasan hutan lindung. Dikawasan hutan lindung ini mempunyai binatang khas yaitu Surili. Kawasan dengan rata-rata pengunjung 300 orang per hari ini memiliki wahana favorit yaitu pengunjung dapat mengitari Situ dengan perahu dan akan disuguhi pemandangan cantik yang eksotik dari danau yang terbentuk akibat letusan gunung Patuha ribuan tahun lalu. Pengunjung hanya merogoh kocek sekitar Rp.15.000,- untuk dapat menikmatinya. Selain perahu, pengunjung dapat mengitari danau dengan menyewa sepeda air seharga Rp.35.000,-/jam.

Letih mengitari danau, maka kita dapat beristirahat di gazebo-gazebo yang dibangun menghadap ke danau. Makan dan bersenda gurau di gazebo bersama keluarga juga pilihan baik diakhir pekan. Flying Fox dan Outbound juga disediakan bagi pengunjung permainan outdoor. Menurut Aceng, bulan Mei akan ditambah wahana untuk permainan anak-anak.

Banyak fasilitas yang ditawarkan untuk wisatawan di Situ Patenggang ini, salah satunya saung yang menghadap ke danau.

Banyak fasilitas yang ditawarkan untuk wisatawan di Situ Patenggang ini, salah satunya saung yang menghadap ke danau.

Mitos Menakjubkan

Mitos cinta tentang kesetiaan di Situ Patenggang masih menjadi andalan bagi wisata alam ini untuk menarik pengunjung. “Adanya batu cinta dan pulau asmara adalah penarik bagi pelancong untuk datang, kabarnya jika pasangan berada dibatu cinta dan mereka menuliskan nama mereka dibatu tersebut maka pasangan mereka akan setia”,  Ujar Aceng. Tetapi ia tidak begitu mempercayai mitos cinta ini, karena menurutnya jodoh tetap ditangan Tuhan. “Patenggang” sendiri memiliki arti saling mencari. Dikisahkan bahwa Raden Kian Santang dan Dewi Rengganis adalah pasangan yang telah lama berpisah dan mereka saling mencari.  Mereka akhirnya bertemu di Situ Patenggang tepatnya dibatu cinta. Batu cinta lah yang menjadi saksi bisu pertemuan cinta mereka berdua.

Batu cinta adalah salah satu batu yang dipercaya oleh masyarakat bahwa jika datang ke batu tersebut dengan pasangan nantinya akan berjodoh.

Batu cinta adalah salah satu batu yang dipercaya oleh masyarakat bahwa jika datang ke batu tersebut dengan pasangan nantinya akan berjodoh.

Pelaku Jasa Wisata, Kang Abui (38) menjelaskan bahwa kisah ini berkaitan juga dengan kisah Siliwangi, kisah di Garut, juga Ranca Buaya, Pangandaran. Mitos ini menjadi daya tarik bagi pengunjung terlebih yang mempunyai pasangan, karena mitos yang beredar di masyarakat bahwa bila kita membawa pasangan ke batu cinta maka pasangan tersebut selain setia, ia juga akan menjadi pasangan hidup kita. Banyak pasangan yang dulunya masih berpacaran dan berwisata ke Situ Patenggang lalu menuliskan nama mereka dibatu tersebut, beberapa tahun kemudian mereka  kembali ke Situ Patenggang dengan status sudah menikah. Contoh pasangan yang menikah setelah berkunjung ke kawasan ini adalah Dorce Gamalama. Tertarik ingin mencoba bersama pasangan?

Tim Liputan :
Reporter: Arini Eka Putri | Fotografer: Muhammad Afandi | Editor: Oliv Grenisia

Leave a Reply