Berwirausaha Untuk Mahasiswa

Tidak semua lulusan perguruan tinggi bekerja sesuai dengan bidang yang dipelajarinya semasa kuliah. Walaupun tak jarang juga mereka yang bekerja, tetap sesuai dengan bidangnya dahulu. Fenomena entrepreneur seperti menjadi penengah dari kedua kondisi tersebut. Contohnya adalah Bayu Fansuri dan Henry John Sabana.

Bayu Fansuri merupakan seorang mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Universitas Padjadjaran. Sedangkan, Henry John Sabana ialah seorang alumni di jurusan yang sama. Bayu dan Henry sama-sama mengelola bisnis yang mereka jalani masing-masing. Bedanya, Bayu berkecimpung di dunia laundry dan Henry di dunia kuliner.

Usaha di bidang pencucian pakaian hasil kerja keras Bayu membuatnya meraup keuntungan cukup besar. Membuka cabang, omzet jutaan, dan berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal menjadi indikator usahanya bisa berjalan dengan mulus. Mahasiswa angkatan 2011 ini memang belum lulus dari perkuliahan, tetapi ilmu yang didapatnya di kampus ia gunakan secara maksimal.

Bayu mengakui, dirinya memang tidak memiliki passion di bidang usaha laundry. Tetapi yang ia lakukan adalah mencari peluang sebesar-besarnya dan mencari celah mana yang bisa ia masuki dengan usahanya. Mahasiswa di Jatinangor dinilai malas dan tidak menyempatkan waktu untuk mencuci sendiri. Itulah yang menjadi alasan utama Bayu memilih mengembangkan usaha laundry.

Di lain sisi, Henry mengembangkan bisnisnya dalam bidang kuliner karena kecintaannya terhadap makanan dan alasan bahwa makanan adalah kebutuhan dasar manusia. Henry yang merupakan angkatan 2008 di jurusan yang sama dengan Bayu mengatakan bahwa apa yang dipelajarinya selama kuliah dapat dijadikan pegangan untuk ia menjalankan bisnisnya..

Alasan lain Henry membuka usaha sendiri adalah karena ia suka menjalankan suatu bisnis. “Ibarat diskon untuk perempuan, bisnis buat saya itu bikin kecanduan,” ujarnya.

Selain itu, perbandingan adanya tempat makan dan jumlah mahasiswa di daerah Jatinangor menjadi pertimbangan ia mengembangkan usahanya tersebut. Bersama dengan Nauval Aldino, alumni Fakultas Kedokteran angkatan 2008, ia akhirnya memilih usaha kuliner untuk dijalankan dan dikembangkan.

Tidak menutup kemungkinan semua mahasiswa dari berbagai jurusan juga bisa melakukan hal yang sama seperti Bayu dan Henry, yaitu mengaplikasikan apa yang dipelajari di kelas pada realitas dunia kerja.

 

Fotografer: Adzhani Fatimah Az-Zahrah, Amalia Q. Amsha, dan Jannisha R.D.

Reporter: Adzhani Fatimah Az-Zahrah, Amalia Q. Amsha, dan Jannisha R.D.

 

Bayu Fansuri (20), Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis UNPAD sekaligus pengelola Seger Laundry

Bayu Fansuri (20), Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis UNPAD sekaligus pengelola Seger Laundry.

Bayu tengah menjaga Seger Laundry di Jalan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Bayu tengah menjaga Seger Laundry di Jalan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Melayani pelanggan Seger Laundry.

Melayani pelanggan Seger Laundry.

Tumpukan Laundry yang siap diantar untuk pelanggan. Titipan baju untuk dicuci Seger Laundry bisa mencapai 100 kg per hari.

Tumpukan Laundry yang siap diantar untuk pelanggan. Titipan baju untuk dicuci Seger Laundry bisa mencapai 100 kg per hari.

Bayu yang sedang menceritakan prosesnya dalam mengembangkan usaha Seger Laundry.

Bayu yang sedang menceritakan prosesnya dalam mengembangkan usaha Seger Laundry.

Reklame Seger Laundry yang terpampang jelas di Jalan Jatinangor, daerah padat pemukiman mahasiswa indekos.

Reklame Seger Laundry yang terpampang jelas di Jalan Jatinangor, daerah padat pemukiman mahasiswa indekos.

(Kiri-Kanan) Henry John (24) Alumni Jurusan Administrasi Bisnis UNPAD dan Nauval Aldino (24) Alumni Fakultas Kedokteran UNPAD merupakan pendiri dan pengelola Woodpecker Cafe.

(Kiri-Kanan) Henry John (24) Alumni Jurusan Administrasi Bisnis UNPAD dan Nauval Aldino (24) Alumni Fakultas Kedokteran UNPAD merupakan pendiri dan pengelola Woodpecker Cafe.

Karyawan Woodpecker Cafe sedang menunggu pemesan.

Karyawan Woodpecker Cafe sedang menunggu pemesan.

Henry sedang melayani pelanggan Woodpecker Cafe.

Henry sedang melayani pelanggan Woodpecker Cafe.

Suasana di Woodpecker Cafe.

Suasana di Woodpecker Cafe.

Henry John (24) saat menjelaskan bisnis yang ia jalankan.

Henry John (24) saat menjelaskan bisnis yang ia jalankan.

Daftar menu di Woodpecker Cafe.

Daftar menu di Woodpecker Cafe.

Leave a Reply