Gedung Indonesia menggugat

Tentu tidak semua orang mengetahui Gedung Indonesia Menggugat (GIM) yang berada tepat di Jalan Perintis Kemerdekaan 5 Bandung. GIM merupakan satu-satunya museum di Bandung yang dijadikan ruang publik dan dikelola secara indipenden.  GIM adalah salah satu saksi bisu perjalanan sejarah Indonesia.

Tidak ada yang mengetahui bagaimana histori asal muasal siapa yang membangun dan siapa yang tinggal pertama kali di tempat ini, tapi baru pada tahun 1917 rumah biasa tersebut beralih fungsi menjadi Landraad (pengadilan kolonial Belanda). Tonggak sejarah dimulai ketika pada tahun 1930 Soekarno diadili disana. Soekarno muda memperjuangkan harkat dan martabat kemanusiaan di hadapan pengadilan kolonial (Landraad) bersama Maskoen, Gatot Mangkoepradja, Soepriadinata, Sastromolejono, Sartono pada tahun 1930. Peristiwa tersebut kemudian lebih dikenal dengan “Indonesia Menggugat”.

Baru pada tahun 1999 Bandung Joernal mengembalikan fungsi gedung ini sebagai gedung Ex-Landraad yang sebelumnya digunakan sebagai kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Barat. Pada tahun 2005 oleh almarhum H.C. Mashudi  dilakukan perbaikan dan situs ini dinamakan Gedung Indonesia Menggugat. Pada tanggal 18 Juni 2007 Gedung Indonesia Menggugat akhirnya diresmikan sebagai Ruang Publik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dihadiri oleh Ketua MPR RI, Bapak Hidayat Nur Wahid.

Bila dilihat sekilas, Gedung Indonesia Menggugat memang tidak memiliki banyak hal yang membuatnya bisa menjadi sebuah tempat wisata yang ramai akan pengunjung. Selain ruang pengadilan di mana Soekarno telah menunjukan aksinya, gedung ini pun mempunyai beberapa ruangan lain yang biasa digunakan sebagai tempat diadakan event-event.

Menurut Pak Efron, selaku salah satu pengurus dari Gedung Indonesia Mengugat,  setiap bulannya bisa sampai tujuh buah event yang diadakan di gedung ini. Kuantitas permintaan event selalu bertambah seiring menjelang akhir tahun. Oleh karena itu tim pengurus gedung menetapkan sistem kurasi tersendiri agar event yang diadakan di gedung ini tetap sejalan dengan prinsip idealisme Soekarno sebagai tokoh yang telah mengangkat nama dari gedung ini.

Selain seringnya diadakan event di Gedung Indonesia Menggugat, gedung ini juga menjadi tempat berkumpul dan berlatih tetap bagi komunitas-komunitas independen di Bandung seperti Komunitas Sepeda Ontel, Komunitas Rubik Cube, Komunitas Teater dan komunitas-komunitas lainnya. Secara tidak langsung, gedung ini menjadi tempat berlatih terbuka bagi banyak komunitas dimana para pengunjung umum bisa melihat bahkan hingga ikut berlatih.

Rizky Indra Purnama (210110090013)

Fadil Muhammad (210110090024)

Muhammad Septianto (210110090038)

Leave a Reply