Kineruku Rumah Buku

Kineruku Rumah Buku

Bandung merupakan kota seni. Hal ini tidak berlaku untuk musik saja, kreatifitas sineas  muda yang bergerak di bidang film juga banyak berjamur di  Bandung. Berbagai komunitas film maker indie banyak bermunculan di Bandung. Ini memicu adanya sebuah wadah atau tempat bagi para film maker indie Bandung untuk berkumpul bersama. Mungkin tempat tersebut tidak harus kental dengan aroma film yang kuat, tapi mempunyai sebuah faktor yang mengikat sineas film maker indie Bandung seperti halnya Kineruku Rumah Buku. Walaupun namanya adalah rumah buku namun pendiri kineruku ini adalah film maker yang cukup ternama yaitu Ariani Dharmawan.

Kineruku Rumah Buku yang berada tepat di Jalan Hegarmanah 52 Bandung ini terbentuk baru pada tanggal 29 Maret 2003 oleh Ariani Darmawan dan Oky Kusprianto. Rumah buku didirikan atas kepercayaan Ariani akan “knowledge is power” setelah berkaca dari begitu terfasilitasinya akses publik terhadap informasi negri maju maka ia ingin menyediakan fasilitas itu di kota kelahirannya. Akhirnya terbentuklah rumah buku yang mempunyai konsep rumah. Mengapa berkonsep rumah? Itu dikarenakan keinginan Ariani menghilangkan anggapan masyarakat bahwa perpustakaan bersifat angker dan kurang bersahabat.

Kegiatan-kegiatan rutin yang dilakukan Kineruku Rumah Buku  dalam hal film membuat tempat ini dijadikan ajang untuk berkumpul oleh sineas film maker indie Bandung. Pada momen seperti itulah para sineas berkumpul, berdiskusi, dan bertukar pemikiran tentang film. Tidak hanya itu, koleksi  buku mengenai dunia perfilman dan film itu  sendiri mendukung untuk para sineas tersebut.

Pengunjung merasa nyaman dengan konsep rumah buku yang memberikan suasana perpustakaan ini sebagai tempat bersantai. Selain membaca pengunjung juga bisa memutar berbagai film yang menjadi koleksi Kineruku Rumah Buku. Perpaduan antara konsep buku dan film ini yang membedakan Kineruku perpustakaan lainnya di Kota Bandung.

Leave a Reply