Menggoyang Lidah Dengan Es Krim Rasa Blackpepper

Oleh : Cinta Marezi, Uswatun Khasanah, Olivia Mayer

Siapa tidak suka es krim? Makanan yang paling enak dinikmati saat udara sedang panas ini merupakan salah satu cemilan favorit hampir kebanyakan orang di dunia tanpa pandang bulu.

Es krim memilikivariasi rasa yang sangat kaya, berbagai produsen es krim dari berbagai penjuru dunia berlomba-lomba untuk menciptakan rasa yang paling kreatif dan mengguncangkan lidah para pecinta es krim. Salah satunya adalah Sub7ero, salah satu produsen homemade ice cream yang daftar menunya cukup membuat penasaran imajinasi indra perasa kita.

 

Blackpepper flavour, mungkin ketika melihat kata awalnya, Anda akan membayangkan makanan berat yang divariasikan dengan saus lada hitam. Namun, tidak di Sub7ero, toko ini menggunakan rasa lada hitam sebagai salah satu variasi rasa es krim khas buatan mereka. Ide ini diberikan oleh Buko sebagai chef utama sekaligus pemilik dari usaha franchise ini. Gabungan rasa manisnya susu dengan panasnya lada hitam yang unik ini digunakan oleh Sub7ero sebagai penarik pelanggan, dengan memanfaatkan sifat alamiah manusia yang penuh dengan rasa ingin tahu.

 

Selain Blackpepper flavour, mereka juga memiliki varian rasa es krim lainnya yang tidak kalah menarik dengan pengemasan yang lain dari toko es krim sejenis. “Kami membagi semua varian es krim dalam dua kategori, yaitu full fat dan low fat. Full fat adalah kategori es krim yang memiliki kandungan lemak lebih tinggi daripada kategori low fat,” jelas Budi, salah satu waiter-nya.

(dari kiri ke kanan) cheddar cheese, fruits of the sun, dan white chocolate yang dapat menggoyang lidah anda

 

Yang menjadi andalan di kategori full fat adalah cheddar cheese dan white chocolate. Cheddar cheese dibuat dari olahan rasa keju cheddar dengan potongan keju cheddar utuh. Cheddar cheese memberi kenikmatan kaya rasa keju ke dalam setiap suapan es krim yang meleleh di lidah. Sementara, white chocolate terbuat dari olahan coklat putih dengan taburan kacang mede yang membuat rasanya menjadi manis tetapi tidak terlalu berlebihan.

 

Sedangkan pada kategori low fat, varian andalan yang mereka tawarkan adalah natural yoghurt dan tropical fruit. Natural yoghurt adalah varian es krim yang dibuat dari olahan yoghurt diberi butiran-butiran jelly yang lembut. Rasa ini sebenarnya agak mirip dengan rasa frozen yoghurt yang terdapat di pusat perbelanjaan. Sedangkan tropical fruit adalah gabungan dari rasa-rasa buah tropis seperti mangga, marqisa dan nanas. Rasanya sangat menyegarkan lidah penikmatnya.

 

Sub7ero juga tidak lupa memanjakan lidah para penggemar es krim dengan memberikan varian topping. Ada marshmallow, almond slice, mocha, dan sebagainya. Mereka juga sedah mempersiapkan topping suggestion sebagai masukan untuk para pelanggannya supaya tidak kebingungan saat memilih topping yang sesuai dengan rasa pilihan pelanggan.

 

Saat ini Sub7ero sudah memiliki kurang lebih dua belas varian rasa, ditambah dengan rasa baru yaitu espresso tiramisu yang memperkaya pilihan rasa toko ini. Menjual es krim buatan sendiri, rasa-rasa varian di toko ini juga tidak kalah saing dengan toko es krim yang harganya mencapai puluhan ribu. Sub7ero sendiri sudah membuka tiga cabang, antara lain Bandung dan Jatinangor.

 

Leave a Reply