Kandura Keramik, dari Bandung Sampai Valencia

keramik-kandura

Keramik kandura

Anda mungkin tak asing lagi dengan keramik. Ya, benda berbahan dasar tanah liat ini sering kita jumpai. Berbagai macam bentuk, ukuran, dan warna keramik yang unik bisa kita temukan di toko-toko.

Kalau keramik sudah anda anggap biasa, tidak dengan Kandura keramik. Desain, bentuk, serta kualitas Kandura Keramik diciptakan lewat jiwa seni yang berpijak pada pengetahuan tentang seni keramik. Keramik yang dihasilkan merupakan hasil dari ekspresi seni yang datang langsung dari perancangnya.

Bathsebha Satyaalangghya, Tisa Granicia, dan Fauzy Prasetya adalah tiga sekawan yang makin dipererat dengan kecintaan terhadap keramik. Mereka membuat keramik dengan mengekspresikan jiwa seni masing-masing. Kandura Keramik yang berdiri 17 Agustus 2005 ini merupakan hasil dari ekspresi seni tersebut.

Bathsebha Satyaalangghyu (founder & designer), Nuri Fatima (designer) Tisa Granicia (founder & designer)

Kiri ke kanan: Bathsebha Satyaalangghyu (founder & designer), Nuri Fatima (designer) Tisa Granicia (founder & designer)

Keramik yang dihasilkan berupa table wear dan aksesori yang unik dan cantik. Desain yang inspiratif dengan pemilihan warna yang menarik. Tidak seperti keramik lainnya yang penuh dengan motif, Kandura Keramik lebih simple dan polos. Kebanyakan warna-warnanya merupakan warna lembut.

“Kami berusaha menciptakan keramik yang artistik, berkualitas dan memiliki educational public di dalamnya,” ucap Bathsebha.

Selain hasil ekspresi seni, Kandura Keramik memiliki visi pembelajaran bagi para konsumennya. Bathsebha menceritakan desain Kandura Keramik simple namun ada makna dibalik desain-desain tersebut.

Misalnya saja Shelved Cup, salah satu mug dari keramik yang dibawahnya dirancang untuk tempat meletakkan kantong the seduh. Biasanya, kantong teh tersebut dibiarkan berserakan di atas tatakan gelas. Namun desain mug ini membuat kesan rapi saat meminum teh seduh.

“Ide-ide sederhana seperti itu menjadi inspirasi kami,” ujarnya.

Dari desain serta kualitasnya, terlihat Kandura Keramik membentuk pasar mereka sendiri. Kebanyakan konsumen merupakan masyarakat menengah ke atas dengan rasio umur 21–45 tahun yang sebagian besar dari Jakarta.

Bathsebha mengatakan kalau Kota Bandung merupakan kota produktif. Sehingga agak kurang peminatnya.

“Bandung punya kecenderungan untuk berproduksi. Sebagain besar masyarakatnya berpikir ngapain beli segitu mahal mending bikin sendiri,” ucapnya.

Harga keramik-keramik yang dihasilkan Kandura bervariasi. Paling murah adalah mug dengan cantelan huruf-huruf sebagai pegangannya. Mug ini dihargai Rp55.000. Sedangkan untuk keramik yang lebih unik serta memiliki detail yang lebih susah, harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Hingga Valencia

Kandura Keramik memulai perjalanan dari studio di Jalan Ligar Kencana, Bandung pada 2005 silam yang dibangun secara patungan oleh tiga sekawan. Awalnya hanya untuk penyaluran hobi, namun mereka tak mampu menolak berbagai tawaran

 

Tawaran dulu datang dari sebuah produsen film. Film tersebut membutuhkan boneka porselen untuk properti film. Namun, karena masalah pada pihak produksi film tersebut membuat film itu tak jadi ditayangkan.

“Itu merupakam proyek desain interior estetis kami yang pertama,” ucap Tisa.

Tawaran juga datang dari Bank Indonesia untuk konservasi bangunan museum Bank Indonesia di Kota Tua Jakarta.

Mereka melakukan riset selama setahun untuk proyek konservasi ini. Menurut Bathsebha, proyek ini proyek eksperimental mereka karena proses yang cukup rumit untuk menghasilkan replika keramik mirip buatan Belanda. Walaupun demikian, Mereka berhasil menyelesaikan proyek tersebut.

Paling mengesankan mungkin pengalaman Kandura Keramik yang berhasil memamerkan hasil karya mereka di Spanyol saat acara designboom.com mart di Valencia. Dari pameran tersebut mereka mendapatkan animo yang bagus dari pecinta keramik di negara tersebut. Sampai akhirnya pecinta Kandura Keramik di Valencia bisa mendapatkan keramik kesukaan mereka di sana.

Kandura Keramik

Jl. Ligar Kencana Blok B No. 8 Bukit Ligar Bandung

022 250 9262

twitter: @kandurakeramik

tumblr:  kandurakeramik.tumblr.com

 

 

Text                                   : Ihsan Abdillah

Foto & Reportase        : Suhervandri

 

Leave a Reply