House of Leather Cikutra, Sentra Tas Kulit di Gang Sempit

, sentra tas kulit yang terletak di sebuah gang sempit di kawasan Cikutra ini memiliki potensi usaha yang cukup menjanjikan.

House of Leather, sentra pembuat tas kulit

 

House of Leather

Berawal tahun 2000, Ade pemilik House of Leather mengawali usahanya dengan memproduksi jaket kulit. Melihat ceruk pasar pembuatan jaket yang kurang potensial, Ade mulai melirik usaha pembuatan tas dengan tetap berbahan dasar kulit. Melihat kesuksesan tas kulit buatannya, Ade beralih ke produksi tas dan tak lagi memproduksi jaket kulit.

Home Industry ini berdiri atas mitra binaan Pertamina dengan peminjaman modal awal. Selain mendapatkan modal, Pertamina juga kerap mengajak perusahaan Ade ikut serta dalam berbagai pameran. Keikutsertaan Ade dalam berbagai pameran tersebut menjadi langkah awal House of Leather dikenal oleh masyarakat luas.

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan tas ini antara lain kulit sapi, buaya, dan ular. Mayoritas bahan kulit binatang tersebut didatangkan dari sebuah pabrik di Tangerang. Dalam kurun waktu satu minggu produk dapat habis terjual. Tas-tas yang dijual juga mendapatkan garansi. Apabila terjadi kerusakan, pembeli dapat memperbaikinya di sini. Perusahaan ini memiliki lima tempat produksi yang berbeda, masing-masing terletak berdekatan.

Pembuatan pola tas, dikerjakan beramai-ramai

Proses pembuatan tas dimulai dari pembuatan pola. Setelah pola jadi, kemudian dipotong dan diestafetkan ke tempat lain yang tidak jauh dari tempat pembuatan pola untuk di lem dan dijahit. Setelah itu diestafetkan kembali ke tempat lain untuk di cat dan finishing. Setelah keseluruhan proses selesai, tas siap dipasarkan di sebuah ruangan kecil di Jalan Cikutra no.18/148 B.

Kalo bikin satu tas, selesai dalam waktu satu hari, tapi satu lusin tas bisa selesai dalam waktu satu sampai dua hari tergantung modelnya. Para pembeli juga bisa membawa model tas sendiri,” ujar Nendi, salah seorang pekerja yang hampir delapan tahun bekerja sebagai penjahit di House of Leather.

Contoh tas kulit karya House of Leather

Meskipun tergolong home industry, toko tersebut selalu dibanjiri pengunjung. Sekitar 25 – 50 pengunjung datang ke House of Leather setiap harinya. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan toko tersebut pernah kedatangan pembeli dari Jerman. Tas-tas yang dijual dibandrol dengan harga
Rp 350.000,00 – Rp 800.000,00. Tak hanya tas, sepatu kulit khusus pria yang didatangkan dari perusahaan sepatu kulit di Ujung Berung juga menjadi koleksi di toko gang sempit ini. (Arimbi/Friska/Indryani)

5 comments for “House of Leather Cikutra, Sentra Tas Kulit di Gang Sempit

  1. October 25, 2014 at 16:24

    Mhn alamat lengkap di Bandung nya saya rencana mau ke Bandung minggu depan…

  2. ayang
    May 17, 2013 at 14:10

    Tlong infoin almt +contat house of leather cikutra,bisa email kesaya ,ditg ya.mksh

  3. coki
    August 29, 2012 at 10:55

    alamatnya di mana pak?

  4. August 28, 2012 at 11:29

    Mau nanya alamat lengkapnya, kalo mau datang dan meliat product tas kulit.

  5. ermera
    April 17, 2012 at 22:50

    apakah membuka kesempatan menjadi agen/reseller?

Leave a Reply