Sengoku Jidai Matsuri, Event Bertema Jepang Zaman Perang

Kebudayaan Jepang dewasa ini memang cukup digandrungi oleh masyarakat Indonesia, terutama di kalangan anak-anak muda. Hal ini bisa dibuktikan dari banyaknya event budaya Jepang yang diadakan di negeri ini. Di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, acara semacam ini mungkin sudah tidak asing lagi. Bahkan, acara-acara seperti itu sudah mulai diselenggarakan oleh sekolah, maupun universitas. Universitas Padjadjaran (Unpad) salah satunya.

Ahad, (24/04/2011), Unpad mengadakan sebuah event Jepang bernama “Sengoku Jidai Matsuri”. Acara Jepang ini memang rutin diadakan setiap tahun, namun, dengan tema dan konsep yang berbeda tentunya. Acara ini diadakan oleh Himade, Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang Universitas Padjadjaran. Tema yang dipilih dalam acara ini bisa dibilang berbeda dengan event Jepang pada umumnya. “Budaya Jepang tidak hanya cosplay dan anime saja, tapi, masih ada budaya tradisional seperti enka, shimasen (gitar khas Jepang), dan sebagainya,” ujar Dery, Ketua Pelaksana acara tersebut. Maka dari itu, konsep acara kali ini ialah perang negara pada zaman dahulu.

“Acara kali ini digambarkan, Tokugawa Ieyasu (seorang shogun pada zaman dahulu) seolah-olah datang ke acara ini dan akhirnya membuka acara ini,” lanjut Dery. Ia juga berkata, kalau acara kali ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu: ada teatrikal perang Jepang pada zaman dahulu dan Kafe merah. Kafe merah ini, sebenarnya bukan nama aslinya. Nama aslinya adalah rumah merah. Kalau zaman dahulu, rumah merah adalah rumah bordil. Namun, pada event ini, rumah merah diubah menjadi kafe merah, yang tentu saja berisi makanan dan pengunjung bisa makan di situ.

Saat acara hendak dibuka

Lalu, bagaimana dengan cosplay dan musik modern? Acara ini sendiri terbagi atas dua sesi. Sesi pertama, dari pukul 09.00-15.00 adalah sesi tradisional, seperti enka, taiko, dsb. Sedangkan berikutnya adalah sesi modern yang berisi penampilan cosplay, cosplay cabaret, band audisi dan band featuring.

Terlihat banyak sekali cosplayer yang berlalu-lalang dan ikut lomba di acara ini. “Ini cosplay kita yang kedua,” ujar Alifa, salah satu cosplayer. Cosplay yang ditampilkan pada acara ini pun beragam. Ada cosplay original, tokusatsu, game dan anime.

Peserta cosplay Hatsune Miku

Dari segi musik, acara ini turut dimeriahkan penampilan dari Band audisi dan Band featuring. Bahkan, salah satu peserta band audisi, Circle of Dreams, berasal dari Bekasi. “Ikut di Unpad karena mau melebarkan sayap di luar kota,” ujar Gadih, manajer dari band ini. “Keren banget! Terutama penontonnya. Baru kali ini dapet penonton kayak gitu. Apalagi yang di depan panggung,” tambah Ayuchi, salah satu vokalis Circle of Dreams.

Ayuchi, salah satu vokalis band Circle of Dreams

Acara ini juga mendapat sambutan postif dari para pengunjung. “Acara tahun ini lebih bagus daripada tahun sebelumnya, karena, cuaca lebih enak, selain itu, cosplay dan cabaret juga lebih bagus tahun ini,” ujar Bima, salah satu pengunjung. “Budaya dan modernnya dapet,” tambah Lingga.

Oleh:

- Muhamad Iko Dwipa Gautama

- Alika Nugraha

- Hafiz Sezario Indra

2 comments for “Sengoku Jidai Matsuri, Event Bertema Jepang Zaman Perang

  1. #11
    May 5, 2011 at 13:44

    nice share…
    apa lagi band2nya…
    iyah tu, circle of dreams full abis maennya…

  2. May 4, 2011 at 15:33

    event yang memorable banget, soalnya kita dapet banyak temen baru di sana :D

    Mulai dari performer sampai pengunjungnya menarik2. haha

Leave a Reply