Kampung Bambu: Wahana Outbound Segala Usia

Adik usia SD sedang memanjat tali-temali yang disediakan pihak Kampung Bambu

Setelah sebelumnya dihadapkan dengan Ujian Akhir Sekolah (UAS) atau bahkan Ujian Akhir Nasional (UAN), biasanya para pelajar mempersiapkan acara untuk mengisi waktu liburan sekolah mereka. Adapun tempat yang sering menjadi tujuan wisata, yaitu Dunia Fantasi (Dufan), Bali, Mekar Sari, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Seaworld, Taman Safari dan lainya. Namun, tidak sedikit juga orang yang memilih luar negeri untuk tujuan wisata mereka.

Saat ini Menteri Pariwisata dan Kebudayaan tengah fokus pada pengembangan wisata di Indonesia. Tentu ini menjadi oplah lumayan yang harus diperhitungkan. H. Dedy Jumardi, atau akrab disebut Wa Haji adalah salah satu orang yang mencoba peruntungan dalam bidang wisata tersebut. Pada tahun 2007, di daerah Padasuka, Cimenyan terdapat tempat wisata bernama “Kampung Bambu” yang bertemakan back to nature.

Jika Anda ingin menguji seberapa berani nyali Anda, datanglah ke arena ini. Siapkan fisik dan stamina Anda. Untuk mencapai tempat ini, diperlukan kemampuan mengemudi yang handal karena jalan yang dilaluinya menanjak dan berliku. Sekitar empat kilometer dari jalan Padasuka, Anda akan melihat papan yang bertuliskan “Kampung Bambu Wa Haji”.

Di sini, Anda akan menemukan wahana outbound untuk segala usia, dari mulai playgroup hingga orang dewasa. Anda bisa memilih untuk bermain flying fox, jalan di atas tambang, atau bahkan memilih basah-basahan di kolam.

Tidak hanya permainan untuk fisik saja, tempat ini juga menyediakan sarana pendidikan. Program pilihan yang diberikan antara lain daur ulang kertas, tanah liat, dan menanam pohon. Selain itu, pengunjung juga dapat memilih program pengenalan alat musik karinding dari cara membuat hingga memainkannya.

Lahan di Kampung Bambu ini juga disewakan untuk tempat camping. Tetapi, untuk camping, pengelola hanya menyewakan lahan saja, tidak dengan peralatan seperti tenda.

Pemasaran tempat ini tidak begitu heboh. Para pengunjung biasanya mengetahui tempat ini dari temannya yang pernah berkunjung ke tempat ini.

“Teman saya yang mengasih tahu,” tutur Ibu Ida dari Yayasan Cahaya Ayah Bunda .

Wa Haji pemilik Kampung Bambu yang telah ada dari tahun 2007 ini ialah seorang warga Kebon Jati, Bandung. Pegawai intinya ada empat orang.

“Kalau sedang rame seperti sekarang, kita ngambil (orang),” kata Yono, salah satu pengelola tempat ini.

Tidak sembarang orang, lho, yang diambilnya. Mereka adalah orang-orang yang sudah ahli menggunakan alat-alat untuk setiap permainan. Jadi, jangan khawatir jika ingin mencoba wahana fisik di tempat ini! ***

oleh:

Marchiana Aulya Haqikah, Tristia Riskawati, Yosie Sesbania Gewap

Leave a Reply