Tulang Jambal, Bukan Ikan Asin Biasa

Tulang Jambal Menu Andalan

Tulang Jambal Menu Andalan

Mendengar kata ikan asin, identik sekali dengan aroma tak sedap yang biasa dihasilkannya. Bagi kebanyakan orang, aroma tersebut membuat indra penciuman kurang nyaman. Namun, ditangan Ibu Windy, ikan asin disulap menjadi sebuah hidangan yang sangat menggugah selera. Berawal dari usaha keluarga, Ibu Windy terus mengembangkan usaha makanan dengan menu utamanya adalah ikan asin. Ikan asin tersebut diolah dengan bumbu yang Ia racik sendiri dan menjadi resep rahasia keluarga. Rumah makan tersebut kini menjadi rumah makan yang banyak diminati orang-orang, yaitu Rumah Makan Tulang Jambal.

Rumah Makan Tulang Jambal

Rumah Makan Tulang Jambal

Rumah Makan ini berawal dari warung kecil pinggir jalan di daerah Jl. Ternate, Riau, Bandung.  Karena banyaknya peminat, Ibu Windy membuka tempat yang lebih besar, nyaman dan strategis di Jl. Sumur Bandung No. 7, Dago. Rumah Makan ini sekarang sudah memliki dua cabang, di Jl. Ambon dan Jl. Lengkong Besar.

Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 20.000,00 kita sudah dapat menikmati uniknya rasa dari tulang jambal tersebut. Rumah makan yang buka setiap hari ini menyediakan menu selain tulang jambal yaitu menu-menu khas Sunda lainnya, seperti ayam goreng, empal goreng, dan lain-lain.  “Rasa ikan asinnya beda dengan ikan asin yang biasa saya makan. Disini rasanya ngga terlalau asin, malahan lebih berasa pedasnya. Pokoknya unik deh. Rekomendasi buat para penggemar ikan asin,” ujar Dina (20), yang baru pertama kali merasakan tulang ikan jambal tersebut.

Rumah makan ini biasanya ramai pada saat jam makan siang atau jam istirahat orang kantoran. Untuk weekend, pengunjung banyak datang dari luar kota Bandung, seperti Jakarta. Menurut Eno, Manager pemasaran, Rumah Makan Tulang Jambal ini dapat menghabiskan tulang ikan asin sebanyak dua kwintal setiap minggunya. Pemasok utama untuk tulang ikan asin ini berasal dari Thailand.

Publikasi Rumah Makan Tulang Jambal lebih banyak dilakukan dari mulut ke mulut dan para wartawan yang meliput. “Kalau publikasi biasanya dari yang pernah datang kesini aja, terus mereka bilang ke teman-temannya. Waktu itu juga ada dari stasiun TV yang buat liputan disini,” kata Eno.

Rumah Makan Tulang Jambal

Jl. Sumur Bandug No. 7 Dago, Bandung

022-2501335

Buka setiap hari pukul 10:00 – 22:00 WIB

Tim Liputan :

M. Zulfikri P. Syatria

Aditya Amran

Intan Pravinta

25 comments for “Tulang Jambal, Bukan Ikan Asin Biasa

  1. Arif
    April 24, 2011 at 23:10

    nice info! kuliner unik lainnya juga dong :)

    • intan andyani
      April 29, 2011 at 11:42

      thank you, siap. ditunggu aja ya :)

  2. Wina
    April 23, 2011 at 19:54

    wah. gw udah pernah nyoba, pedas-pedas asin…
    tp bkin ketagihan, hehe..

  3. Rangga
    April 21, 2011 at 19:50

    masa sih rasa ikannya gak asin?? jadi penasaran.. harganya juga gak mahal amat deh. nice info :)

Leave a Reply