9 1/2 Jam Keliling Dunia di Funtastical 2012

FIKOM UNPAD Annual Art and Culture (Funtastical) 2012 adalah festival budaya tahunan yang diselenggarakan oleh civitas FIKOM UNPAD. Festival ini bermaksud menunjukkan keberagaman budaya baik  nasional maupun internasional. Kali ini festival menampilkan 24 varian budaya melalui seni pertunjukan, pakaian, dekorasi stand dan makanan.

Spanduk Funtastical 2012

Spanduk Funtastical 2012 di salah satu gerbang masuk kampus UNPAD Jl Dipatiukur

Tradisi festival budaya merupakan bagian dari mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya dan  telah berlangsung lama. Menurut Prof Deddy Mulyana, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD, tradisi ini telah berlangsung semenjak tahun 1987. Acara berlangsung pada hari Kamis, 5 Juli 2012 mulai pukul 7.30 di Lapangan Parkir Utara Kampus UNPAD Jl Dipatiukur dan  berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.

Google Maps for WordPress by WPGmappity

Funtastical 2012 menjadi nama resmi festival budaya tahun ini dan mengusung tema “Across the universe“, berikut ini penjelasan panitia melalui akun twitter resmi mereka mengenai maksud dari tema tersebut:

Ada yang berbeda pada gelar pertunjukkan festival kali ini. Biasanya satu kelompok yang mewakili budaya tertentu harus menampilkan pertunjukkan yang menunjukkan ciri khas budaya yang diwakilinya saja, namun tahun ini satu sesi pertunjukkan harus mampu menunjukkan kolaborasi dua budaya yang berbeda. Budaya Mexico misalnya dipasangkan dengan budaya Makasar, Mesir dengan Jawa, Korea dengan Jepang, Amerika dengan Rusia, Bali dengan Brazil, India dengan Cina, Belanda dengan Maluku, Inggris dengan Jerman, Italia dengan Spanyol, Yunani dengan Thailand, Perancis dengan Minang, dan Turki dengan Arab.

Prof Deddy Mulyana

Prof Deddy Mulyana: Komunikasi tatap muka dan pemahaman lintas budaya tidak tergantikan oleh komunikasi melalui media sosial

Prof. Deddy Mulyana membuka festival ini sekitar pukul 8.30 dengan pelepasan balon ke udara. Menurut Prof Deddy dalam sambutan pembukaan, festival budaya seperti ini penting untuk mengingatkan kita semua bahwa ditengah kemajuan teknologi komunikasi yang semakin canggih seperti media sosial, komunikasi tatap muka tetap tidak tergantikan. Pemahaman akan perbedaan budaya juga tidak dapat diperantarai media-media sosial yang saat ini semakin meluas penggunaannya.

Setelah pembukaan, peserta festival yang diwakili sepasang duta budaya berparade dengan mengenakan busana khas negara/budaya yang mereka wakili.

paradeambasador

Klik gambar di atas untuk untuk melihat galeri lengkap parade busana duta budaya

Leave a Reply